Hot News ✨

RSUD Prof. dr. Soekandar Mojokerto Sabet Penghargaan TOP BUMD Awards 2026 Bintang 4

Oleh: Redaksi 03 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Gus Barra Dinobatkan sebagai TOP Pembina RSUD 2026, Direktur RSUD Raih TOP CEO RSUD 2026

MOJOKERTO, KlikTeras.com – Kinerja dan inovasi pelayanan kesehatan yang terus berkembang di Kabupaten Mojokerto kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. RSUD Prof. dr. Soekandar Mojokerto berhasil meraih penghargaan bergengsi TOP BUMD Awards 2026 dengan predikat TOP BUMD Bintang 4, dalam ajang penghargaan nasional yang digelar di Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat tata kelola organisasi, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, dalam ajang yang diikuti oleh 248 BUMD dan BLUD terbaik se-Indonesia tersebut, RSUD Prof. dr. Soekandar juga memperoleh penghargaan khusus TOP BUMD Awards 2026 Bidang Inovasi Operasional dan Layanan Rumah Sakit.

Capaian tersebut semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan TOP Pembina RSUD 2026 oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Albarraa atau yang akrab disapa Gus Barra, serta penghargaan TOP CEO RSUD 2026 yang diberikan kepada Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar, dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS.

Ajang TOP BUMD Awards sendiri merupakan penghargaan tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2016 dan menjadi salah satu ajang penilaian paling prestisius bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Indonesia.

Dalam prosesnya, seluruh peserta harus melalui berbagai tahapan seleksi dan penilaian yang ketat, mulai dari pengisian dokumen kinerja, presentasi manajemen, wawancara penjurian, hingga sidang pleno dewan juri yang melibatkan para akademisi, praktisi bisnis, dan pakar tata kelola organisasi.

Pengakuan Nasional atas Transformasi Pelayanan Kesehatan

Penghargaan yang diraih RSUD Prof. dr. Soekandar tidak hanya dipandang sebagai simbol prestasi semata, tetapi juga menjadi pengakuan atas keberhasilan rumah sakit daerah dalam melakukan transformasi pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, rumah sakit tersebut terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan mutu pelayanan medis, pengembangan sumber daya manusia, digitalisasi layanan, hingga optimalisasi manajemen rumah sakit yang lebih profesional dan modern.

Keberhasilan itu menunjukkan bahwa rumah sakit daerah mampu bersaing dengan institusi kesehatan lain di tingkat nasional melalui inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam perspektif pelayanan kesehatan modern, rumah sakit tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga sebagai institusi yang harus mampu memberikan pelayanan cepat, aman, efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Karena itu, penghargaan yang diterima RSUD Prof. dr. Soekandar dinilai menjadi indikator penting bahwa transformasi yang dilakukan selama ini telah berjalan ke arah yang tepat.

Peran Strategis Gus Barra dalam Pengembangan RSUD

Keberhasilan RSUD Prof. dr. Soekandar tidak dapat dilepaskan dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Dalam ajang tersebut, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Albarraa menerima penghargaan TOP Pembina RSUD 2026 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kepemimpinannya dalam memperkuat layanan kesehatan daerah.

Penghargaan itu diberikan karena dinilai berhasil mendorong pengembangan rumah sakit melalui kebijakan yang mendukung peningkatan mutu pelayanan, penguatan tata kelola, pengembangan infrastruktur kesehatan, serta mendorong inovasi yang berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam berbagai kesempatan, Gus Barra menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang harus terus diperkuat agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses.

Penguatan layanan kesehatan, menurutnya, bukan hanya investasi sosial, tetapi juga investasi pembangunan sumber daya manusia yang akan menentukan kemajuan daerah di masa depan.

Direktur RSUD Raih TOP CEO RSUD 2026

Sementara itu, penghargaan TOP CEO RSUD 2026 yang diterima Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar, dr. Gigih Setijawan, Sp.P, MARS, menjadi pengakuan atas kepemimpinan yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan rumah sakit.

Di bawah kepemimpinannya, RSUD Prof. dr. Soekandar terus berkembang menjadi institusi kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan masyarakat.

Berbagai inovasi yang diterapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan pasien, tetapi juga memperkuat sistem manajemen internal, pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, serta efisiensi operasional rumah sakit.

Penghargaan tersebut sekaligus mencerminkan keberhasilan penerapan prinsip Good Hospital Governance, yaitu tata kelola rumah sakit yang mengedepankan akuntabilitas, transparansi, profesionalisme, dan orientasi terhadap mutu layanan.

Dari Puskesmas Menjadi Rumah Sakit Pendidikan

Di balik berbagai prestasi yang diraih saat ini, RSUD Prof. dr. Soekandar memiliki perjalanan panjang yang penuh transformasi.

Rumah sakit yang kini menjadi salah satu rujukan utama di wilayah Mojokerto Raya tersebut awalnya merupakan sebuah puskesmas yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Plt. Wakil Direktur Pelayanan RSUD Prof. dr. Soekandar, dr. Anggono Ratma Arfianto, Sp.A, menjelaskan bahwa perjalanan selama 25 tahun menjadi fondasi penting bagi kemajuan rumah sakit saat ini.

“RSUD Prof. dr. Soekandar awalnya adalah puskesmas. Dalam 25 tahun terakhir, kami terus berbenah dan berkembang menjadi fasilitas kesehatan yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Perkembangan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat. Berbagai pembenahan dilakukan secara bertahap, baik dari sisi infrastruktur, peralatan medis, kualitas tenaga kesehatan, hingga penguatan sistem pelayanan yang lebih modern.

Kini RSUD Prof. dr. Soekandar telah berstatus sebagai Rumah Sakit Kelas B Pendidikan, yang memiliki fungsi tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan dan pengembangan tenaga medis.

Menjadi Rumah Sakit Rujukan Regional

Berlokasi di Jalan Hayam Wuruk Nomor 25, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, RSUD Prof. dr. Soekandar kini menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Pasuruan hingga sejumlah daerah di sekitarnya.

Rumah sakit ini berdiri di atas lahan seluas 17.426 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 32.102,50 meter persegi.

Fasilitas kesehatan tersebut memiliki kapasitas 247 tempat tidur, didukung oleh 603 tenaga kerja profesional serta 160 tenaga outsourcing yang membantu operasional rumah sakit setiap harinya.

Dengan dukungan fasilitas medis yang terus berkembang dan sumber daya manusia yang kompeten, RSUD Prof. dr. Soekandar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin komprehensif kepada masyarakat.

TOP BUMD Awards Dorong Inovasi dan Pembangunan Daerah

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri RI, Yusharto Huntoyungo, dalam pidato kuncinya menekankan pentingnya inovasi dan tata kelola yang baik dalam pengelolaan BUMD maupun BLUD.

Menurutnya, BUMD harus terus memperkuat inovasi, meningkatkan tata kelola perusahaan, dan membangun sinergi dengan berbagai pihak guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan BUMD dan BLUD tidak hanya bertujuan menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjalankan fungsi pelayanan publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2026, M. Lutfi Handayani, menyatakan bahwa BUMD yang kuat lahir dari kemauan untuk terus belajar, beradaptasi, dan melakukan transformasi secara berkelanjutan.

Adapun Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, menjelaskan bahwa tema yang diusung tahun ini adalah “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan.”

Penilaian dilakukan secara independen berdasarkan sejumlah indikator utama, meliputi kinerja bisnis yang sehat dan berkelanjutan, inovasi dan perbaikan berkelanjutan, kontribusi terhadap pembangunan daerah, serta peran strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, dewan juri juga menilai kontribusi peserta terhadap lima pilar pembangunan, yaitu pengelolaan lingkungan dan energi, tanggung jawab sosial, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), ketahanan pangan dan air, serta pembangunan ekonomi daerah.

Dengan berbagai penghargaan yang diraih pada ajang TOP BUMD Awards 2026, RSUD Prof. dr. Soekandar tidak hanya membawa nama baik Kabupaten Mojokerto di tingkat nasional, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai salah satu rumah sakit daerah yang berhasil melakukan transformasi pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

Ke depan, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis dan kompleks.

(Pop/KlikTeras.com)

  • RSUD Prof. dr. Soekandar Mojokerto Sabet Penghargaan TOP BUMD Awards 2026 Bintang 4

    RSUD Prof. dr. Soekandar Mojokerto Sabet Penghargaan TOP BUMD Awards 2026 Bintang 4

    Gus Barra Dinobatkan sebagai TOP Pembina RSUD 2026, Direktur RSUD Raih TOP CEO RSUD 2026 MOJOKERTO, KlikTeras.com – Kinerja dan inovasi pelayanan kesehatan yang terus berkembang di Kabupaten Mojokerto kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. RSUD Prof. dr. Soekandar Mojokerto berhasil meraih penghargaan bergengsi TOP BUMD Awards 2026 dengan predikat TOP BUMD Bintang 4, dalam…